Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2016

Rantai Makanan

Pengertian rantai makanan – Rantai makanan adalah perpindahan energi yang terjadi dari suatu organisme tingkat tropikke tropik yang lainnya melalui peristiwa makan dan dimakan dan dengan urutan tertentu. Setiap makhluk hidup membutuhkan energi untuk melakukan aktivitasnya, setiap makhluk hidup memperoleh energi dari sumber makanan yang berhasil diperolehnya. Tumbuhan memperoleh makanan dari proses fotosintesis dengan mengandalkan cahaya matahari, sementara itu hewan mengonsumsi tumbuhan dan hewan lainnya agar dapat memperoleh energi.
Di dalam sebuah rantai makanan ada tingkatan tropik dimana yang berada pada tingkatan tropik terendah adalah produsen karena ia tidak memakan organisme lainnya melainkan berperan sebagai sumber  makanan. Organisme yang bukan produsen akan bertindak sebagai konsumen dimana yang masuk dalam golongan ini adalah herbivora. Sementara itu yang menjadi puncak tertinggi dari rantai makanan diduduki oleh herbivora dan predator, biasanya tidak ada lagi yang dapat mengonsumsi oleh predator yang menempati tropik tertinggi dalam sebuah rantai makanan. Setiap rantai makanan memiliki uturan yang berbeda – beda tergantung pada panjang rantai makanan dan siapa yang menjadi puncak tropiknya. Jumlah tingkatan rantai makanan dihitung berdasarkan jumlah makhluk hidup yang ada di dalamnya misalnya rantai makanan 3 tingkatan diisi oleh elang, merpati, dan tumbuhan berbiji. Setiap lokasi ekosistem yang berbeda maka akan terdapat rantai makanan yang berbeda pula seperti rantai makanan di laut tidak akan sama dengan rantai makanan di sawah. Oleh karena itu akan kita bahas satu persatu setiap rantai makanan yang mungkin terjadi.

Gambar rantai makanan

Berikut ini beberapa gambar rantai makanan agar kita mudah memahaminya.

gambar rantai makanan 2rantai makanangambar rantai makanan

Rantai makanan di laut

Contoh rantai makanan di laut cukup banyak, tetapi butuh penelitian satu persatu untuk mengetahui rantai makanan yang tepat, berikut ini beberapa contoh rantai makanan di laut yang sudah kami rangkum
1. Fitoplankton –> zooplankton –> hewaan laut yang kecil –> hewan laut besar –> predator – >dekomposes (pengurai) kemudian kembali lagi ke fitoplankton, demikianlah kejadian yang terus – menerus berulang selama tidak ada rantai makanan yang putus disebabkan oleh hilangnya atau punahnya suatu jenis makhluk hidup di laut.
2. Plankton –>Ikan kecil –> ikan besar –> singa laut. Penjelasannya dimana planktondimakan oleh ikan kecil,  kemudian ikan kecil dimakan oleh ikan besar dan terakhir ikan besar ini akan dimakan oleh singa laut yang merupakan predator tertinggi.

Rantai makanan di sawah

Di sawah juga terdapat rantai makanan karena banyak makhluk hidup yang ada di dalam ekosistem sawah. berikut ini contoh rantai makanan di sawah.
1. Padi –> tikus –> ular –> elang –> dekomposer. Penjelasannya dimana padi dimakan oleh tikus, kemudian tikus ini akan dikkonsumsi oleh ular, dan setelah ular mati maka akan diuraikan oleh dekomposer.
2. Padi –> belalang –> burung –> manusia –> dekomposer. Penjelasan dimana padi biasanya juga dimakan oleh belalang, belalang kemudian dikonsumsi oleh burung dan manusia bisa juga mengonsumsi burung, dan ketika mati maka manusia akan diuraikan oleh dekomposer.
3. Padi –>belalang –> katak –> ular sawah –> elang –> anjing –> dekomposer. Penjelasan padi dimakan oleh belalang, kemudian katak akan mengonsumsi belalang, sementara itu ular sawah juga suka makan katak, ular sawah dimakan oleh elang, elang dimakan oleh anjing. Ketika anjing mati maka ia akan diurai oleh dekomposer. untuk mencegah hama tikus maka petani biasanya melepas ular sawah berkeliaran.

Rantai makanan di hutan

Di dalam hutan juga terdapat rantai makanan yang kompleks, berikut ini adalah contoh rantai makanan di hutan :
1. Rumput –> belalang –> burung kutilang –> elang –> dekomposer. Biasanya di dalam hutan banyak rumput yang dimakan oleh belalang, belalang juga suka jadi santapan burung kutilang, burung kutilang dimakan oleh elang karena elang pemakan daging, elang mati akan diuraikan oleh dekomposer.
2. Rumput –> rusa –> harimau –> dekomposer. Penjelasan : rumput juga suka dimakan oleh rusa, kemudian rusa selalu diincar oleh harimau untuk dimakan, ketika harimau matu akan dimakan oleh dekomposer (pengurai) berupa bakteri dan jamur.
3. Rumput –> burung –> ular –> pengurai.
Rantai makanan di kebun
Di dalam kebun yang memiliki banyak tumbuhan juga dapat memiliki rantai makanan yang cukup bervariasi. berikut contoh rantai makanan di kebun :
1. Bunga –>ulat –> burung pipit –> elang. penjelasan dimana daun bunga biasanya dimakan oleh ulat, ulat yang berukuran kecil juga sering dimakan oleh burung pipit, burung pipit dimakan oleh elang.
2. Sawi –> ulat –> burung pipit –> elang. Penjelasan dimana kebun yang berisi sawi biasanya banyak dimakan oleh ulat pada bagian daunnya, ulat akan dimakan oleh burung pipit dan pipit dimakan oleh elang.
3. Sawi –>belalang –> burung pipit-> elang.
4. Sawi –> belalang –> katak –> elang
5 Sawi –> tikus –> elang
Rantai makanan perumput
Rantai makanan perumput adalah rantai makanan yang dimulai dari organisme yang berupa produsen (tumbuhan). Sebagian besar rantai makanan adalah perumput karena banyaknya hewan yang mengonsumsi tumbuhan sebagai sumber makanan utamanya. ada banyak sekali contoh rantai makanan perumput, berikut ini beberapa contohnya :
1. Padi –> belalang –> katak –> ular
2.Sawi –> belalang – katak –> elang
3. Bunga –> ulat –> burung pipt –> elang
Rantai makanan di kolam
Rantai makanan di kolam juga dapat kita amati karena tanpa rantai makanan tidak akan terjadi kehidupan yang seimbang, kolam air tawar,kolam buatan dan kolam alami memiliki rantai makanan yang berbeda pula. berikut ini contoh rantai makanan di kolam :
1. Plankton –> ikan kecil –> ikan besar –> nematoda –> virus/kuman
Rantai makanan di danau
Danau adalah cekungan yang luas dan berisi air yang tidak pernah surut. Pada umumnya danau memiliki air tawar tetapi beberapa juga ada yang airnya asin. nah apa saja contoh rantai makanan di danau?
1. Alga –> ikan kecil – > ikan besar
Rantai makanan di padang rumput
Padang rumput memiliki cakupan area yang sangat luas dan hanya terdiri dari rumput – rumput kecil, biasanya di daerah ini banyak makhluk hidup yang mencari makanan. Contoh rantai makanan di padang rumput sebagai berikut :
1. Rumput –> belalang –> katak –> elang –> dekomposer (bakteri/jamur). Rumput suka dimakan oleh belalang, kemudian belalang dimakan oleh katak, dading katak suka dimakan oleh elang, ketika elang mati maka akan diurai oleh bakteri atau jamur yang ada.
Demikianlah pembahasan lengkap mengenai rantai makanan dan contoh rantai makanan di sekitar kita. semoga dapat dipahami.

Sumber : http://kampus-biologi.blogspot.co.id/2015/11/pengertian-rantai-makanan.html

Pengertian Biologi, Manfaat Biologi, Cabang Ilmu Biologi



Pengertian Biologi Biologi merupakan ilmu alam yang mempelajari tentang kehidupan, serta organisme hidup, termasuk didalamnya berupa struktur, evolusi, persebaran, fungsi, pertumbuhan, serta taksonominya. Ilmu biologi yang modern saat ini sangat luas, eklektik, dan terdiri atas maca-macam cabang ilmu biologi, serta subdisiplin. Namun, meskipun ruang lingkupnya luas, terdapat konsep umum yang mengatur semua penelitian tersebut, sehingga dapat menyatukannya ke dalam 1 bidang.
Pengertian biologi pada umumnya mengakui tentang sel sebagai satuan dasar dari kehidupan, gen sebagai satuan dasar dari pewarisan, serta evolusi sebagai sebuah mekanisme yang dapat mendorong terciptanya spesies yang baru. Selain itu, organisme juga diyakini bertahan dengan cara mengonsumsi serta mengubah energi dengan meregulasi keadaan dalamnya supaya tetap stabil, dan vital.

Pengertian biologi adalah salah satu ilmu yang sangat penting bagi kehidupan. Hal ini karena biologi ialah suatu ilmu pengetahuan alam yang mempelajari mengenai kehidupan dunia dari segala aspek, mempelajari tentang makhluk hidup, lingkungan, ataupun interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya tersebut. Oleh sebab itu, tidak jarang juga banyak ditemukan berbagai hal yang luar biasa yang disebut keajaiban pada saat biologi.

Pengertian Biologi
Pembelajaran biologi yang diterapkan di kehidupan saat ini adalah hasil dari penelitian dari para ilmuan, serta hasilnya dapat dibuktikan dan tidak melenceng dari fakta. Saat ini perkembangan ilmu biologi sudah didukung oleh kemajuan teknologi yang telah banyak melahirkan berbagai cabang ilmu pengetahuan yang lainnya.

Pengertian biologi adalah salah satu ilmu yang ikut menentukan dalam kemajuan serta perkembangan pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar tentang biologi dapat memiliki kemampuan untuk berpikir lebih logis, sistematis, serta lebih kreatif dalam memecahkan suatu masalah.

Pembelajaran biologi dapat didampingin dengan memanfaatkan kemajuan teknologi komputer. Belajar biologi dengan media komputer dapat lebih membantu dalam memahami materi-materi biologi, karena dapat menghadirkan bentuk pembelajaran yang lebih menarik dari biasanya. Hal ini karena dengan menggunakan media komputer, belajar komputer dapat memuat berbagai materi pembelajaran baik itu secara visual, tekstual, maupun audio.
Biologi bukan merupakan suatu ilmu yang dapat berdiri sendiri, hal inikarena biologi merupakan cabang IPA atau Ilmu Pengetahuan Alam. Layaknya seorang manusia yang saling membantu satu sama lain agar tetap bertahan hidup, ilmu biologi dan juga ilmu lainnya harus saling menolong supaya mendapatkan pengetahuan yang lebih bermanfaat bagi kehidupan. Bukti nyata dari hal tersebut adalah dengan ditemukannya sebuah alat yaitu mikroskop yang merupakan jiwa dari ilmu biologi namun ditemukan dengan berdasarkan prinsip fisika.

Ruang lingkup materi biologi yang semakin meluas, menuntut para pakar dalam bidang biologi untuk membuat suatu pengkhususan kajian yang sesuai dengan objeknya yang dipelajari lebih mendalam sehingga dapat memberikan banyak manfaat bagi kehidupan. Pengkhususan kajian biologi yang mendalam tersebut dapat menghasilkan macam-macam cabang ilmu biologi yang semakin banyak. Ibarat sebuah pohon, biologi adalah pohon ilmu yang berukuran sangat besar yang mempunyai cabang-cabang ilmu serta tiap cabang tersebut akan menghasilkan anak cabang ilmu yang baru yang berkembang secara pesat.

Cabang Ilmu Biologi

Cabang Ilmu Biologi

Berikut cabang ilmu biologi, antara lain:

1) Aerobiologi – mempelajari tentang partikel organik yang ada di udara.
2) Agrikultur – mempelajari tentang proses produksi dari hasil panen, serta lebih menekankan terhadap penerapannya.
3) Anatomi – mempelajari fungsi, dan bentuk tumbuhan, hewan, serta organisme yang lainnya (terutama pada manusia).
4) Arachnologi – mempelajari arachnida (kelas hewan yang termasuk invertebrata Arthropoda yang masuk dalam subfilum Chelicerata).
5) Astrobiologi – mempelajari tentang distribusi, evolusi, dan masa depan kehidupan alam semesta, dapat disebut eksopaleontologi, eksobiologi, dan bioastronomi.
6) Bakteriologi - mempelajari tentang hal-hal mengenai bakteri.
7) Biofisika – mempelajari tentang bagaimana proses biologis dalam kerangka fisika
8) Biogeografi – mempelajari tentang persebaran spesies dalam konteks keruangan serta juga waktu.
9) Bioinformatika – penggunaan teknologi informasi guna meneliti, menyimpan, serta mengumpulkan data genomik atau biologis yang lainnya.
10) Biokimia – mempelajari tentang reaksi kimia yang diperlukan bagi kehidupan supaya dapat tetap berfungsi, biasanya pada tingkatan seluler.
11) Biologi bangunan – mempelajari dan meneliti tentang lingkungan hidup pada dalam ruangan.
12) Biologi evolusioner – mempelajari tentang asal usul serta nenek moyang suatu spesies.
13) Biologi integratif – mempelajari tentang semua organisme di dunia.
14) Biologi kelautan (oseanografi biologis) – mempelajari tentang ekosistem, hewan, flora, serta kehidupan samudra yang lainnya.
15) Biologi konservasi – mempelajari tentang pemulihan, perlindungan, dan pelestarian lingkungan alam, vegetasi, margasatwa, ekosistem alam.
16) Biologi lingkungan – mempelajari tentang semua dunia alam secara keseluruhan, terutama mempelajari tentang dampak manusia terhadap alam tersebut.
17) Biomatematika – mempelajari dan meneliti tentang proses biologis secara kuantitatif atau secara matematis, serta juga lebih menekankan terhadap permodelan.
18) Biomekanika – sering dianggap sebagai cabang kedokteran, biomekanika mempelajari tentang mekanika kehidupan yang menekankan pada penerapan melalui ortotik atau prostetik.
19) Biomusikologi – mempelajari tentang musik dari sudut pandang secara biologis.
20) Bioteknologi – merupakan salah satu cabang biologi baru, mempelajari manipulasi materi hidup.
21) Botani – mempelajari atau meneliti tentang tumbuhan.
22) Ekologi – mempelajari tentang interaksi antara organisme terhadap lingkungannya.
23) Embriologi – mempelajari tentang perkembangan embrio.
24) Entomologi – mempelajari tentang berbagai jenis serangga.
25) Epidemiologi – merupakan komponen penting dalam penelitian tentang kesehatan, hal ini karena epidemiologi mempelajari atau meneliti faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan suatu populasi.
26) Epigenetik – mempelajari tentang berbagai perubahan ekspresi gen yang diakibatkan karena mekanisme selain dari perubahan rangkaian ADN.
27) Etologi – mempelajari berbagai tingkah perilaku hewan.
28) Farmakologi – mempelajari penggunaan, pengaruh, dan persiapan berbagai jenis obat-obatan.
29) Fisiologi – mempelajari bagaiamana cara kerja organisme hidup dan juga organnya.
30) Fitopatologi – fitopatologi atau patologi tumbuhan mempelajari tentang macam-macam penyakit pada tumbuhan.
31) Genetika – mempelajari tentang pewarisan serta gen.
32) Hematologi – mempelajari tentang darah serta organ-organ pembentuk darah tersebut.
33) Herpetologi – mempelajari tentang berbagai jenis reptil serta amfibi.
34) Histologi – mempelajari mengenai sel serta jaringan, cabang mikroskopik anatomi.
35) Iktiologi – Cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang ikan.
36) Kriobiologi – mempelajari tentang bagaimana pengaruh suhu yang rendah pada kehidupan.
37) Limnologi – mempelajari tentang perairan pada daratan.
38) Mamalogi – mempelajari tentang mamalia.
39) Mikrologi – mempelajari dan meneliti organisme yang berukuran mikroskopik (mikroorganisme) serta interaksinya dengan kehidupan yang lainnya.
40) Mikologi – mempelajari tentang fungi.
41) Neurobiologi – mempelajari tentang sistem saraf.
42) Onkologi – mempelajari tentang bagaimana proses kanker.
43) Ornitologi – mempelajari berbagai jenis burung.
44) Paleontologi – mempelajari tentang fosil serta berbagai bukti geografis pada kehidupan prasejarah.
45) Patobiologi – meneliti berbagai penyakit, seperti ciri, penyebab, perkembangannya, dan proses.
46) Parasitologi – mempelajari tentang parasit.
47) Penelitian biomedis – meneliti tubuh manusia pada yang sehat dan juga yang sakit.
48) Psikobiologi – mempelajari tentang dasar psikologi dengan cara biologis.
49) Sosiobiologi – mempelajari tentang dasar sosiologi dengan cara biologis.
50) Virologi – mempelajari virus.

Manfaat Biologi

Manfaat Biologi

Pada abad yang sudah modern saat ini, biologi bukan hanya mempelajari sesuatu makhluk hdup saja. Berbagai riset sudah pernah dilakukan serta terdapat berbagai penemuan yang dapat mengangkat kualitas kehidupan manusia untuk menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Seperti masalah dalam hal makanan, energi, kesehatan, bahkan keamanan dunia juga bergantung pada biologi. Biologi telah dikembangkan ke cabang-cabang biologi guna mencapai kesejahteraan manusia.

Berbagai manfaat biologi sudah dirasakan hasilnya saat ini. Baik itu biologi sebagai ilmu dasar atau ilmu terapan yang terkait dengan ilmu yang lainnya. Berikut manfaat biologi bagi kehidupan:

  1. Ilmu Murni
  2. Biologi sudah dikembangkan menjadi ilmu dasar murni guna keperluan dalam bidang-bidang terkait. Biologi sebagai dasar daripada ilmu pertanian dalam mengembangkan bibit unggul, ilmu hewan, dan lain sebagainya. Biologi juga dapat dipakai sebagai analisa sel.
  3. Pertanian
  4. Perkembangan dunia pertanian tidak dapat dilepaskan dari adanya ilmu biologi. Saat ini dunia ada pada situasi krisis kerawanan pangan karena ledakan penduduk serta menyusutnya lahan pertananian. Teknik hibridisasi misalnya, yang sudah dikembangkan untuk memenuhi berbagai jenis kebutuhan serealia dan kacang-kacangan, supaya tahan penyakit, mendapatkan varietas unggul.
  5. Proteksi Tanaman Pertanian
  6. Ada juga manfaat biologi yang lainnya dibidang pertanian yaitu guna mendeteksi serta melindungii tanaman dari hama dan berbagai macam penyakit. Pengendalian hama yang dilakukan secara biologis merupakan pilihan lain, selain menggunakan pestisida yang lebih banyak merugikannya, hal ini karena dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Cabang ilmu biologi yaitu Entomologi, dapat digunakan guna mengetahui sifat serta macam-macam karakter serangga yang berkaitan dengan pertanian.
  7. Kesehatan
  8. Ilmu biologi sangat berguna dalam dunia kesehatan seperti anatomi tubuh, jaringan, dan sebagainya. Telah banyak riset serta berbagai macam penemuan salah satunya penemuan antibiotik dan vaksin untuk mengatasi berbagai jenis penyakit.
  9. Kedokteran
  10. Adanya transplatasi organ tubuh manusia sudah mulai berkembang sejak abad ke 20. Teknologi keberhasilan dalam implatansi bayi tabung dapat memudahkan penerusan keturunan yang dilalui dengan cara in vitro atau dalam tabung. Masih banyak juga berbagai penangan penyakit yang sebelumnya susah untuk diatasi seperti kanker, diabetes, dan sebagainya. Dan sekarang penyakit itu dapat terbantu dengan adanya teknologi pada bidang farmasi dan kedokteran.
  11. Farmasi
  12. Biologi mendukung ditemukannya berbagai jenis obat-obatan yang sangat diperlukan. Farmasi dapat membantu dalam memahami reaksi manusia terhadap suatu bahan kimiawi tertentu yang terdapat pada obat. Kemajuan farmasi sangat membantu dalam mempelajari adn meneliti biological engineering guna produksi senyawa tertentu seperti insulin dan antibiotik.
  13. Perikanan
  14. Biologi sangat penting digunakan dalam upaya pelestarian hutan mangrove dan hutan bakau, agar Indonesia dapat bersiap sebagai negara maritim. Termasuk juga peran dari adanya ilmu biologi dalam pembuatan tambak, rumah ikan, dan lain sebagainya. Ilmu biologi sangat bermanfaat bagi dunia perikanan salah satunya untuk riset budidaya ikan yang memiliki nilai gizi yang tinggi serta ekonomis.
  15. Industri
  16. Banyak pabrik yang didirikan di Indonesia sangat berpengaruh dalam ilmu biologi. Industri fermentasi seperti pembuatan kecap, tempe, yoghurt, roti, serta nata de coco. Termasuk makanan serta minuman probikotik dan prebiotik berupa serat tumbuhan dan mikroorganisme yang ada dalam tubuh.
  17. Pengembangan Energi
  18. Salah satu manfaat biologi adalah adanya biogas yang menggunakan kotoran hewan yang dapat menjadi energi alternatif. Biogas tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Penemuan bio-diesel serta minyak jarak juga bermanfaat bagi kehidupan.
  19. Pertahanan Negara
  20. Pada saat ini sudah banyak yang menggunakan senjata biologis pathogen, contohnya seperti bakteri, virus, dan kuman. Bahkan dalam perkembangannya saat ini sudah tidak organisme pathogen, tetapi juga menggunakan toksin berbahaya. Senjata biologis tersebut sudah dilarang digunakan dalam perang.
Itulah pengertian biologi, cabang ilmu biologi, dan manfaat biologi. Berkembangnya ilmu biologi dalam berbagai bidang dapat membuktikan bahwa ilmu biologi sangat mutlak untuk diperhitungkan pada abad yang akan datang. Terlebih berbagai penemuan sains zaman dahulu yang mungkin sampai sekarang masih menjadi suatu acuan bagi kesejahteraan manusia. Masih banyak lagi manfaat biologi yang lainnya.

Sumber : http://woocara.blogspot.co.id/2015/12/pengertian-biologi-manfaat-biologi-cabang-ilmu-biologi.html

Selasa, 13 Desember 2016

Penjelasan Tentang Kontraksi Otot

Kontraksi otot dipicu oleh impuls saraf
Struktur miosin dan aktin pada saat kontraksi dan relaksasi otot
Kontraksi otot diawali oleh datangnya impuls saraf. Pada saat datang impuls, sinapsis atau daerah hubungan antara saraf dan serabut otot dipenuhi oleh asetil kolin. Asetil-kolin ini akan merembeskan ion-ion kalsium (Ca2+) ke serabut otot. Ion kalsium akan bersenyawa dengan molekul, troponin, dan tropomiosin yang menyebabkan adanya sisi aktif pada filamen tipis (aktin). Kepala miosin (filamen tebal), segera bergabung dengan filamen tipis tepat pada sisi aktif. Gabungan sisi aktif dengan kepala miosin disebut jembatan penyeberangan (cross bridges).
Segera setelah terbentuk, jembatan penyeberangan tersebut membebaskan sejumlah energi dan menyampaikan energi tersebut ke arah filamen tipis. Proses ini menyebabkan filamen tipis mengerut. Secara keseluruhan sarkomer ikut mengerut yang mengakibatkan otot pun berkerut. Kepala miosin akan lepas dari filamen tipis.
Proses ini memerlukan ATP yang diambil dari sekitarnya. Dengan peristiwa ini, maka filamen tipis akan lepas dari filamen tebal. Secara keseluruhan otot akan relaksasi kembali. Proses ini berulang sampai 5 kali dalam jangka waktu satu detik. Jadi, kontraksi otot akan berlangsung selama ada rangsangan. Apabila tidak ada rangsangan maka ion kalsium akan direabsorpsi. Pada saat itu pun troponin dan tropomiosin tidak memiliki sisi aktif lagi dan sarkomer dalam keadaan istirahat memanjang berelaksasi.

 

Energi untuk Kontraksi Otot

 

ATP (adenosin trifosfat) merupakan sumber energi bagi otot. Akan tetapi, jumlah yang tersedia hanya dapat digunakan untuk kontraksi dalam waktu beberapa detik saja. Otot vertebrata mengandung lebih banyak cadangan energi fosfat yang tinggi berupa kreatin fosfat sehingga akan dibebaskan sejumlah energi yang segera dipakai untuk membentuk ATP dari ADP.
Persediaan kreatin fosfat di otot sangat sedikit. Persediaan ini harus segera dipenuhi lagi dengan cara oksidasi karbohidrat. Cadangan karbohidrat di dalam otot adalah glikogen. Glikogen dapat diubah dengan segera menjadi glukosa-6-fospat. Perubahan tersebut merupakan tahapan pertama dari proses respirasi sel yang berlangsung dalam mitokondria yang menghasilkan ATP.
Apabila kontraksi otot tidak terlalu intensif atau tidak terusmenerus, glukosa dapat dioksidasi sempurna menghasilkan CO2 dan H2O dengan respirasi aerob. Apabila kontraksi otot cukup intensif dan terus-menerus maka suplai oksigen oleh darah ke dalam otot tersebut tidak cepat dan banyak untuk mengoksidasikan glukosa. Oleh karena itu, penyediaan energi bagi kontraksi otot didapatkan dari proses respirasi anaerob, suatu proses yang tidak memerlukan oksigen. Keuntungan proses ini dapat menyediakan energi bagi kontraksi otot dengan segera, walaupun jumlah energi yang diberikan relatif sedikit dibandingkan proses aerob.
Pada respirasi anaerob, glukosa diubah menjadi asam laktat dengan sejumlah energi. Energi ini digunakan untuk membentuk kembali kreatin fosfat, yang nantinya dapat menghasilkan energi untuk membentuk ATP dari ADP.
Asam laktat yang tertimbun di dalam otot akan segera berdifusi pada sistem peredaran darah. Apabila penggunaan otot terus-menerus, pembentukan asam laktat yang banyak akan menghambat kerja enzim dan menyebabkan kelelahan (fatigue).

Sumber : https://biologi-indonesia.blogspot.co.id/2013/11/penjelasan-tentang-kontraksi-pada-otot.html

Penjelasan Tentang Kromosom



Pada 1875 dan 1890, para ahli Sitologi mempelajari proses mitosis dan meiosis secara mendalam. Mereka menemukan indikasi adanya hubungan antara kromosom dan gen yang dijelaskan Mendel. Beberapa kesamaan tersebut di antaranya sebagai berikut.
  • Pada sel diploid, kromosom dan gen sama-sama berpasangan
  • Pasangan kromosom homolog berpisah saat meiosis. Begitu juga dengan pasangan gen sealel saat menjadi gen gamet.
  • Fertilisasi mengembalikan keadaan kromosom dan gen yang berpasangan.
Sekitar 1902 alter S. Sutton dan Theodor Boveri menyadari hubungan tersebut. Maka terbentuklah teori kromosom tentang pewarisan sifat. Teori ini menyatakan bahwa:
  • gen berada dalam satu tempat di dalam kromosom yang disebut lokus;
  • alel dari setiap gen berada dalam satu kromosom homolog;
  • setiap gen yang berbeda, berada dalam lokus yang berbeda atau kromosom lain.
Struktur Kromosom
Kromosom terdiri atas sentromer dan lengan kromosom. Sentromer tidak mengandung gen dan merupakan tempat melekatnya kromosom. Jika dilihat menggunakan mikroskop, sentromer terlihat terang karena kemampuan menyerap zat warna yang rendah. Sentromer memiliki fungsi penting dalam pembelahan sel mitosis.

Lengan kromosom merupakan bagian kromosom yang mengandung gen. setiap kromosom memiliki satu atau dua lengan. Setiap lengan kromosom, terdapat benang halus yang terpilin. Benang-benang halus tersebut dikenal dengan kromatin. Benang-benang kromatin juga merupakan untaian DA (deo yribonucleic acid) yang berpilin dengan protein histon. Bentuk ikatan DNA dan protein histon disebut juga nukleosom. Perhatikan gambar berikut.
Struktur Kromosom
Struktur Kromosom
Bentuk Kromosom
Kromosom memiliki bentuk yang berbeda-beda. Berdasarkan panjang lengan yang dimilikinya kromosom dibedakan menjadi metasentrik, submetasentrik, akrosentrik, dan telosentrik.

  • Metasentrik, kromosom jenis ini memiliki panjang lengan yang relatif sama sehingga sentromer berada di tengah-tengah kromosom. Gambar (a)
  • Submetasentrik, kromosom jenis ini memiliki satu lengan kromosom lebih pendek sehingga letak sentromer sedikit bergeser dari tengah kromosom. gambar (b)
  • Akrosentrik, pada kromosom ini salah satu lengan kromosom jauh lebih pendek dibandingkan lengan kromosom lainnya. Gambar (c)
  • Telosentrik, kromosom ini hanya memiliki satu buah lengan saja sehingga letak sentromernya berada di ujung kromosom. Gambar (d)
Jenis kromosom berdasarkan panjang lengannya.
Jenis kromosom berdasarkan panjang lengannya.
Jumlah Kromosom
Semua makhluk hidup eukariotik memiliki jumlah kromosom yang berbeda-beda. Pada sel tubuh atau sel somatis, jumlah kromosom umumnya selalu genap, karena kromosom sel tubuh selalu berpasangan. Jumlah kromosom sel somatis tersebut terdiri atas 2 set kromosom (diploid, 2n), dari induk jantan dan induk betina.  Pada sel gamet atau sel kelamin, seperti sel telur dan sel sperma, hanya memiliki setengah dari jumlah kromosom sel tubuh. Jumlah kromosom sel gamet hanya satu set atau haploid (n). Pada manusia dengan jumlah kromosom sel somatis 46, sel telur atau sel sperma hanya memiliki 23 kromosom. Adanya fertilisasi (peleburan sel telur dan sel sperma) mengembalikan jumlah kromosom sel tubuh menjadi 46 buah.
Tipe Kromosom

  • Kromosom dalam tubuh berdasarkan pengaruhnya terhadap penentuan jenis kelamin dan sifat tubuh dibedakan menjadi dua, yaitu:
    Autosom, disebut juga kromosom biasa atau kromosom tubuh. Autosom tidak menentukan jenis kelamin organisme. Pada manusia dengan jumlah kromosom sel somatis 46 buah, memiliki 44 autosom. Selebihnya, 2 kromosom, adalah kromosom kelamin. Penulisan autosom dilambangkan dengan huruf A sehingga penulisan autosom sel somatis manusia adalah 44A atau 22AA.
  • Gonosom, disebut juga kromosom kelamin atau kromosom seks. Gonosom dapat menentukan jenis kelamin makhluk hidup. Jumlahnya sepasang pada sel somatis. Pada manusia dengan jumlah kromosom sel somatis 46 buah, terdapat 44 autosom dan 2 gonosom. Terdapat 2 jenis gonosom, yaitu X dan Y. Umumnya pada makhluk hidup, gonosom X menentukan jenis kelamin betina dan gonosom Y menentukan jenis kelamin jantan. Susunan gonosom wanita XX dan gonosom pria XY. Oleh karena itu, penulisan kromosom sel somatis (2n) adalah 44A + XY (pria) atau 44A + XX (wanita). Adapun untuk sel gamet (n) adalah 22A + X atau 22A + Y.
Sumber : https://biologi-indonesia.blogspot.co.id/2013/09/penjelasan-tentang-kromosom.html